MUKADIMAH

Ada seorang anak kecil bermimpi bahwa suatu ketika nanti ia akan menjadi manajer salah satu hotel besar.Ia selalu mengatakan itu berkali kali kepada orang banyak.Tapi tidak ada seorang pun yang menggapai cita cita anak itu.Mereka selalu mengatakan “ itu adalah mimpi kosong yang tidak realistis”.Si anak akhirnya putus asa.Orang orang di sekitar memupuskan mimpi anak yang kuat anak itu,sementara teman temanya di kelas mengejek setiap kali mendengar si anak mengoceh tentang mimpinya itu dengan mengatakan “ jadilah anak yang realistis”.Si anak akhirnya kehilangan harapan dan tidak lagi menyebut mimpinya.
Anak tersebut tumbuh besar menjadi seorang pemudah.Ia memutuskan untuk belajar di bidang perhotelan.Ia pun akhirnya tamat dan lalu menikah.Setelah itu ia merantau ke kanada dengan penuh harapan.Disana ia banyak menghadapi rintangan.Ada yang mengatakan “ ia tidak akan menggapai keinginannya.”Ia senantiasa berkata dalam hatinya ketika memikirkan impian tersebut:”aku tidak memiliki skill,tidak mempunyai uang ,tidak bisa berbahasa inggris tidak memiliki koneksi dengan orang lain dan ijazah ku tidak di akui di kanada”.Suara batinnya mulai mengusiknya :”buang masalah itu dari pikiranmu dan mulailah dengan pekerjaan lain”.Ia pun mulai lelah dan sedih.Ia tidak lagi tahu harus berbuat apa harus bagaimana.Di tengah tekanan besar pikiran negatif yang mengepungnya di tambah lagi faktor faktor yang cukup untuk menghancurkan impian apa saja,ada sebuah kekuatan maha besar keluar dari dirinya yang penuh dengan keinginan untuk berhasil dan melawan semua kondisi sulit yang mengepungnya.Meskipun impiannya adalah menjadi manajer hotel besar,ia mulai meniti tangga kesuksesannya dengan menjadi seorang pencuci piring.
Pemicunya adalah karena suatu ketika ia bermimpi bertemu dengan ayahnya yang sudah meninggal dan ayahnya berkata :”ingatlah:”sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah keadaan mereka sendiri””.ini merupakan momentum kebangkitan baginya.Pikiranya selalu berkata :”aku bisa melakukannya.jika orang di mana pun bisa melakukannya,maka aku pasti bisa melakukannya.Jika thomas Edisson mengalami kegagalan selama 9999 kali,namun demikian ia terus percaya bahwa ia bisa merealisasikannya.Jika Whalet Disney bangkrut selama 7 kali dan Henry Ford gagal total selama 6 kali,namun keduanya terus berusaha mewujudkan impian mereka.Aku juga bisa mewujudkan impianku dan sukses.”

stop dulu ceritanya ya..kita sambung lagi nanti..tunggu aja ya….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s